Senin, 10 Desember 2007

web 2.0

Web 2.0 di Indonesia, Berkembangkah?

Habis baca artikel Techcrunch tentang Web 2.0 di Jerman, jadi mikir-mikir di Indonesia gimana ya? Buat saya pribadi sebagai “orang awam”, gaung Web 2.0 di Indonesia jauh sekali dibanding gemerlapnya industri serupa di USA. Di sana, terutama di Silicon Valley, setiap hari bermunculan puluhan startup yang didukung oleh sejumlah venture capitalist dan angel investor. Di sini? Boro-boro. Kayaknya lebih rame ngomongin dana non-budgeter atau antri sembako. Padahal ya, industri yang berkaitan dengan Web 2.0 ini seharusnya bisa menjadi tonggak kebangkitan Teknologi Informasi Indonesia karena developer Indonesia terbukti tidak kalah dengan developer dari negara lain. FUPEI seperti screenshot di bawah adalah contoh situs web 2.0 terawal yang saya tahu di Indonesia.

fupei.com

Gimana pemetaan Web 2.0 di Indonesia saat ini? Tabel berikut yang diadaptasi dari tulisan Gregor Hochmuth berupaya membandingkan secara head-to-head implementasi Web 2.0 di Indonesia. Banyak yang belum saya dapatkan, jadi kalo ada teman2 yang tau padan-situs versi Indonesia-nya bisa di-share ;)

Di USA
Di Indonesia
Web 2.0 Web Dua Nol (?)
YouTube LayarTancap
MySpace FUPEI, Temanster
Flickr Fotoku, Sharingfoto
Yelp SendokGarpu
Facebook AkuCintaSekolah
Digg Kilasan, Blog-M, RepublikBlog, LintasBerita, IndoTag
Blogger, LiveJournal ?
Meebo ?
Etsy ?
Cafepress ?
Slide ?
Flixster ?
Twitter Moodmill, Kronologger

Dari list di atas, setidaknya belum well-recognized situs Indonesia untuk social bookmarking, seperti Digg atau Del.icio.us. Situs review terpercaya seperti review restoran Yelp dan review film Flixster. Situs jualan untuk barang tertentu, misalnya Etsy yang menjual barang handmade dan CafePress yang menjual kaos. Bagaimana dengan situs image all-in-one seperti Slide? Hmm.. Ada info?

Jadi bagaimana sebaiknya? Supaya berkembang, tentunya harus ada 3 unsur yang tidak dapat dipisahkan. Ketiganya adalah:

1. Developer [pembuat dan pemelihara situs bersangkutan].

2. Investor [penanam modal]

3. Advertiser [pemasang iklan]

Dari tiga unsur di atas, unsur no 1 sudah tidak diragukan lagi. Bagaimana dengan 2 unsur yang lain? Ini yang jadi tanda tanya. Jika Detik dan Kompas yang notabene mirip blog [karena tentu beritanya juga comot sana sini] bisa bertahan dan sukses, kenapa web 2.0 tidak bisa berkembang di Indonesia? Meminjam istilah iklan rokok ternama, “Tanya ken apa…”

31 comments ↓

#1 Kuy on 05.29.07 at 3:07 am

Untuk situs seperti YELP, nanti sendokgarpu.com akan mengarah menjadi seperti itu. Baru2 ini sempet ketemu ma developernya, dari ide2nya dia si mayan seru nantinya. Mungkin baru juni ato juli launchingnya.

#2 Amir Karimuddin on 05.29.07 at 8:00 pm

@Kuy
OK. gue update. Tapi kok lemot ya diaksesnya..

#3 Kuy on 06.03.07 at 3:14 am

setau gw si dia pake server luar :P

#4 XtiaN on 07.02.07 at 2:19 am

Thanks udah support n masukin www.akucintasekolah.com. Ditunggu yah semuanya di ACS ^^

#5 Satya on 07.04.07 at 11:08 pm

good post! :)

tablenya berguna tuh.. semoga nambah terus..

#6 Amir Karimuddin on 07.04.07 at 11:15 pm

@Satya
Thx ya Mas… kita juga punya impian yang sama tentang web 2.0 ini ;)

#7 Kukuh TW on 07.06.07 at 4:41 am

sekedar informasi, kalau disini ada yang punya account di twitter atau jaiku, sekarang kronologis.com (layanan micro blogging) bisa integrate dengan twitter dan jaiku. jadi kalau kalian posting dari twitter atau jaiku, hasilnya bisa terupdate juga di account kamu di kronologis.com , seru kan ? coba deh

#8 Amir Karimuddin on 07.12.07 at 12:20 pm

@Kukuh TW
Thx ya mas infonya. Sudah saya update list-nya ;)

#9 Alwin Sanjaya on 07.18.07 at 10:39 am

wah menarik sekali comparing web 2.0 mas amir. saya pikir, web 2.0 buatan jari programmer web di Indonesia memang belum menjamur selayaknya di bumi bagian barat. tetapi, patut kita acungkan jempol kepada para developer web 2.0 yang terus berdjoeang demi kemajuan dan perkembangan IT di Indonesia. perlu diadakan semacam sosialisasi ilmu web 2.0 yang merata seperti diadakannya seminar mulai dari pengenalan hingga bagaimana cara membuatnya, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi konsumtif kebanyakan, tetapi juga sebagai negara produsen web 2.0.

#10 Amir Karimuddin on 07.18.07 at 8:10 pm

@Alwin Sanjaya
Thx for sharing mas. Semoga banyak situs web2.0 dari Indonesia yang masuk NaskahMobile.com ;)

#11 Kukuh TW on 07.30.07 at 9:57 pm

ada lagi nih blog lokal seperti engadget, techcrunch, gizmodo mengulas berita2 IT dalam bahasa indonesia namanya disitu.com

#12 SendokGarpu.com on 08.02.07 at 7:53 am

wah thanks banget udah dibahas dan dilink di blog ini, saya lg cek sapa aja yang ngelink ke web www.sendokgarpu.com . Anyway thanks a lot. Saat ini kami sudah launching yang versi 2.0 . Semoga banyak yang bisa kami update dan juga bisa bersaing dengan luar negeri. Sebenarnya resource kita tuh banyak dan yang jago develop tuh banyak banget, but dunno why they dont want to make one ?

I am sure orang Indonesia tuh banyak yang kreatif koq.
Salam kenal yach…

#13 adriyanto on 08.21.07 at 12:25 pm

barusan coba masuk sendokgarpu.com serta layartancap.com. masih jauh perjalanan kita… tantangan terberat tentu saja jumlah pengguna Internet disini yang angkanya masih sangat kecil, plus waktu penggunaan yang sedikit. jadi… masuk ke layanan bagini, masih prioritas bawah. tapi mengapa frienster bisa?

#14 SendokGarpu.com on 08.22.07 at 3:43 pm

menurut saya tergantung segment yang mau ambil juga, kalo friendster emang lebih umum yach. Dan juga karena dia pioneer, jadi rata2 orang udah “betah” disana. Kalo seperti web www.sendokgarpu.com lebih segmented sih, alias yang emang lagi mau cari info makan ataupun hangout :) begitu juga layartancap.com yang mirip youtube.

#15 Budi Putra on 08.23.07 at 3:36 am

Hi Pak Amir,

Ini tulisan yang bagus untuk mempromosikan Web 2.0 di Indonesia. Industri user-generated content ini memang masih baru di negeri ini, tapi saya kira, arahnya sudah benar, tinggal bagaimana lebih memantapkan business modelnya agar tetap sustain.

#16 pico on 08.23.07 at 11:51 am

good post mas amir… jadi trigger untuk diskusi… :)
btw. spelling nya sudah diperbaiki di post saya

#17 Kukuh TW on 09.08.07 at 8:17 am

RepublikBlog.com, khusus untuk blog-blog indonesia, masih beta version

#18 abahoryza on 09.08.07 at 11:03 am

unila mengeluarkan sebuah komunitas dengan web http://komunitas.unila.ac.id

tentunya ini diharapkan menjadi semacam web 2.0 lokal lampung yang bisa mengcover hasrat netter lampung

#19 Kukuh TW on 09.09.07 at 2:01 am

This article is being submited on RepublikBlog.com,
check ranking this article on http://republikblog.com/comments.php?id=28

#20 Amir Karimuddin on 09.10.07 at 4:54 pm

@Kukuhtw
Thx pak dan artikelnya sudah di-update ;)

#21 Kukuh TW on 10.18.07 at 4:21 am

Ada lagi nih Aplikasi Web 2.0 tentang Map Kota Jakarta http://LokasiJakarta.com, dikategorikan web 2.0, karena content berasal dari pengunjung / visitor

#22 Ocoy on 10.25.07 at 7:49 pm

http://indotag.com

#23 Kukuh TW on 11.12.07 at 1:04 am

To whom it may concern,

RepublikBlog.Com now is totally and radically Changed in concept !, Not Social Bookmarking Services Again

Indonesian Bloggers or anybody who are blogging about Indonesia, you may register your feeds blog here, http://republikblog.com/registerfeeds.php
RepublikBlog.com is website about Map of Indonesian Blogsphere, previously known as Social Bookmarking Services, but now since Novembe 10,2007 , we have changed, now focusing on Map of Indonesian Blogsphere. Pick your location and register your feeds there !

Kukuh TW
RepublikBlog.com

#24 Awan Gunawan on 12.07.07 at 2:38 am

siiip…

ayo bangkit bung…

buang image Indonesia sebagai negara jago Ngopi
(COPY terus PASTE maksudnya, he he he). . .

memang tanggung jawab kita sebagai penghuni dunia IT untuk mulai mengGAUNGkan WEB 2.0?

Tanya ken Apa?

he he he.

awangunawan.blogspot.com

#25 sky on 12.07.07 at 2:57 am

Ada semboyan yg sangat laku di Indonesia: “Berakit-rakit ke hulu Berenang-renang ke tepian”.

Sy artikan dlm kasus ini:
“Kita kalah & merasa terinjak-injak karena keketinggalan IT, tetapi tidak untuk hari esok”.

Emang skrg kita berada di bawah mreka (negara bagian barat), tetapi perlahan tapi pasti kelak kita akan lebih unggul dr mreka.
Lihat aja para developer2 kita yang tidak kalah hebatnya dr developer asing.
Salah satu contoh situs web terawal buatan Indonesia yang tidak kalah bagusnya yaitu “FUPEI”.

Indonesia pasti akan maju jika ada investor yg berani menanamkan modal besar untuk perkembangan IT kita dan para advertiser yang rajin memasang iklan.

HoRaSZzZ Republik tercinta Rep.Indonesia.

#26 riske devia d on 12.09.07 at 4:33 am

yupzzz,,,,,,
mungkin untuk saat ini di indonesia,belum saat na web 2.0 berkembang,,,,,,,
mungkin saja beberapa tahun ke depan bisa menyetarakan dengan perkembangan di negara barat,,,,
mengapa tidak?????
selama kita selalu optimis dan selalu mencoba,,,,,,
^_^

toh,,,,,,,
menurut saya developer indonesia itu kreatif2 + pnya skill yg gak kalah jauh dengan developer luar,,,,,,
namun kmampuan itu hanya 50-50.
kbanyakan orang indonesia masih ragu akan kemampuan mereka,,,,,,itulah yang membuat meraka menjadi manusia pas2an,,,,
Kanya Ken Apa?????

namun tak apa2 kalau orang indonesia di anggap orang copy - paste seperti yang dikatakan oleh sadara awan gunawan,,,,

karena seorang yang sukses berawal dari cobaan pahit dan kesalalahan yang meraka alami,,,,,,,

cayo!!!!!!!!!
kembangkan lah IT indonesia!!!!!

sebisa Mu,,,,,, yang penting mencoba dulu!!!!!dan menghilangkan image indonesia yang kurang baik di mata khalayak umum,,,,,,,,

agar para investor dan advertiser tertarik dengan hasil yang kita(warga indonesia) buat,,,,,,,

#27 henhen on 12.09.07 at 4:54 am

perjuangkan indonesia menjadi negara makmur,amatilah rakyat kecil dari segi ekonomi jangan mendahulukan kepentingan politik

#28 Ronny on 12.09.07 at 7:17 pm

“RepublikBlog.com” Suatu informasi tempat-tempat penting yang beberapa di kota-kota besar negara indonesia. Meliputi lokasi pendidikan & perdagangan.

#29 Dinny Raysna Ellyany on 12.10.07 at 5:43 am

web 2.0 kurang berkembang di Indonesia karena sebagian besar masyarakat Indonesia kurang mengerti tentang internet

mengoperasikan komputer saja kadang sebagian masyarakat indonesia masih merasa sulit untuk mengoperasikannya

maka dari itu IT indonesia bangkitkan negara kita supaya tidak ketinggalan dengan negara lain dan supaya kita tidak dihina dan diinjak2 oleh negara lain

para investor dan advertiser bantulah negara Indonesia supaya lebih maju dalam bidang IT dan tidak menjadi negara copy paste lagi

#30 imun on 12.10.07 at 7:12 am

Ups…jangan salah, karya negara kita juga dicopy negara lain lho..jadi sah2 saja indonesia copy hal2 positif dari negara lain…asal jangan sampai dipatenkan ya…=)

aku yakin IT indonesia bisa maju di taun2 berikutnya…
indonesia punya banyak orang2 pintar,tapi asalkan mereka tidak direkrut negara lain…kalo mereka diambil kapan IT indonesia akan maju…

go IT indonesia, aku selalu mendukungmu…

#31 vic on 12.10.07 at 9:25 am

Maybe,berawal dari web yang bernama “fupei” made in indonesia ini ……
step by step indonesia akan belajar dari mereka-mereka yang lebih maju ………………….untuk melengkapi kekurangannya dan mengejar ketinggalan …AYOLAH majukan IT di Indonesia ini ! apabila Kualitas SDM meningkat ,otomatis mutu pnddkn ITpun terdotong MAJU,

HORASSSS,,INDONESIA !!!

Leave a Comment

StatCounter - Free Web Tracker and Counter